Mizz u,
Melody
Itulah akhir dari e-mail yang dikirim Melody pada Ashila. Di dalam e-mail itu, Melody berkata bahwa ia akan mengirimkan sesuatu pada Ashila. Ashila dengan sabar menunggunya...
Seminggu kemudian...
"Surat datang!" terdengar seruan dari luar. Ashila berlari dan membuka kotak surat. Ada sebuah kotak yang lumayan besar. Dari Melody! Ashila membukanya. Ternyata itu adalah sebuah gelang, dan sebuah boneka berbentuk seorang gadis kecil yang mirip dengan Melody. "Aku akan menamakannya... Molly yang berarti Little Melody atau Melody Kecil!" seru Ashila.
Sementara itu, di rumah Melody, Melody sedang bermain dengan boneka yang baru dibelinya, yang mirip dengan Ashila. "Kamu kuberi nama siapa, ya, boneka? Umm... Oh, ya! Bagaimana kalau Lishi? Singkatan dari Little Ashila atau Ashila Kecil!" gumam Melody, "Lishi, kita buka e-mail yuk, siapa tahu Ashila mengirimi kita e-mail!" Ia lalu berjalan menuju kamarnya. Setelah itu, ia bermain internet dan membuka e-mail. Ternyata benar! Ashila mengiriminya e-mail. Begini isinya...
Hi Melody,
Terima kasih bonekanya ya! Boneka itu sangat mirip denganmu. Aku memberinya nama, Molly atau Little Melody. Gelangnya juga lucu! Oh iya, Melody, aku harus cepat-cepat pergi les, dadaaah!
XOX,
Ashila
Lalu, Melody membalasnya.
Tiga hari kemudian, di rumah Ashila...
"Ada e-mail lagi nggak ya?" Ashila sedang membuka e-mail. Tidak ada e-mail dari Melody? Padahal biasanya, setiap hari Melody selalu mengirimi Ashila e-mail. Kenapa, ya?
Sudah dua minggu sejak hadiah Melody sampai di rumah Ashila. Ashila tidak pernah menerima e-mail dari Melody. Ashila sedih sekali. Tiba-tiba, ada sebuah e-mail masuk! Ternyata dari Melody. Melody meminta maaf karena sudah dua minggu ia tidak mengirim e-mail. Ternyata, Melody sedang sakit. Ashila menunduk. Ia segera membalas e-mail Melody.
Esoknya...
Ashila mendapat e-mail dari Melody...
Ashila, mungkin ini adalah e-mailku yang terakhir. Saat kau membaca e-mail ini, bisa jadi, aku sudah tidak ada. Kamu jangan sedih, ya. Aku juga akan tambah sedih jika kamu bersedih. Buatlah aku senang, ya! Maaf, aku tidak bisa menulis terlalu panjang.
Sahabatmu,
Melody
Ashila sedih sekali membacanya. "Good bye, Melody... You're always in my heart...," gumam Ashila sambil menitikkan air mata.
Jumat, 28 Agustus 2009
Hmmm... Kira-kira kamu pengunjung keberapa ya? Kita liat aja, yuk!
ShoutMix
Jamku
My Family

Make your Stick Figure Family at FreeFlashToys.com![]()
Jumat, 28 Agustus 2009
Cerpen: Persahabatan Ashila #Part Three#
Mizz u,
Melody
Itulah akhir dari e-mail yang dikirim Melody pada Ashila. Di dalam e-mail itu, Melody berkata bahwa ia akan mengirimkan sesuatu pada Ashila. Ashila dengan sabar menunggunya...
Seminggu kemudian...
"Surat datang!" terdengar seruan dari luar. Ashila berlari dan membuka kotak surat. Ada sebuah kotak yang lumayan besar. Dari Melody! Ashila membukanya. Ternyata itu adalah sebuah gelang, dan sebuah boneka berbentuk seorang gadis kecil yang mirip dengan Melody. "Aku akan menamakannya... Molly yang berarti Little Melody atau Melody Kecil!" seru Ashila.
Sementara itu, di rumah Melody, Melody sedang bermain dengan boneka yang baru dibelinya, yang mirip dengan Ashila. "Kamu kuberi nama siapa, ya, boneka? Umm... Oh, ya! Bagaimana kalau Lishi? Singkatan dari Little Ashila atau Ashila Kecil!" gumam Melody, "Lishi, kita buka e-mail yuk, siapa tahu Ashila mengirimi kita e-mail!" Ia lalu berjalan menuju kamarnya. Setelah itu, ia bermain internet dan membuka e-mail. Ternyata benar! Ashila mengiriminya e-mail. Begini isinya...
Hi Melody,
Terima kasih bonekanya ya! Boneka itu sangat mirip denganmu. Aku memberinya nama, Molly atau Little Melody. Gelangnya juga lucu! Oh iya, Melody, aku harus cepat-cepat pergi les, dadaaah!
XOX,
Ashila
Lalu, Melody membalasnya.
Tiga hari kemudian, di rumah Ashila...
"Ada e-mail lagi nggak ya?" Ashila sedang membuka e-mail. Tidak ada e-mail dari Melody? Padahal biasanya, setiap hari Melody selalu mengirimi Ashila e-mail. Kenapa, ya?
Sudah dua minggu sejak hadiah Melody sampai di rumah Ashila. Ashila tidak pernah menerima e-mail dari Melody. Ashila sedih sekali. Tiba-tiba, ada sebuah e-mail masuk! Ternyata dari Melody. Melody meminta maaf karena sudah dua minggu ia tidak mengirim e-mail. Ternyata, Melody sedang sakit. Ashila menunduk. Ia segera membalas e-mail Melody.
Esoknya...
Ashila mendapat e-mail dari Melody...
Ashila, mungkin ini adalah e-mailku yang terakhir. Saat kau membaca e-mail ini, bisa jadi, aku sudah tidak ada. Kamu jangan sedih, ya. Aku juga akan tambah sedih jika kamu bersedih. Buatlah aku senang, ya! Maaf, aku tidak bisa menulis terlalu panjang.
Sahabatmu,
Melody
Ashila sedih sekali membacanya. "Good bye, Melody... You're always in my heart...," gumam Ashila sambil menitikkan air mata.
Melody
Itulah akhir dari e-mail yang dikirim Melody pada Ashila. Di dalam e-mail itu, Melody berkata bahwa ia akan mengirimkan sesuatu pada Ashila. Ashila dengan sabar menunggunya...
Seminggu kemudian...
"Surat datang!" terdengar seruan dari luar. Ashila berlari dan membuka kotak surat. Ada sebuah kotak yang lumayan besar. Dari Melody! Ashila membukanya. Ternyata itu adalah sebuah gelang, dan sebuah boneka berbentuk seorang gadis kecil yang mirip dengan Melody. "Aku akan menamakannya... Molly yang berarti Little Melody atau Melody Kecil!" seru Ashila.
Sementara itu, di rumah Melody, Melody sedang bermain dengan boneka yang baru dibelinya, yang mirip dengan Ashila. "Kamu kuberi nama siapa, ya, boneka? Umm... Oh, ya! Bagaimana kalau Lishi? Singkatan dari Little Ashila atau Ashila Kecil!" gumam Melody, "Lishi, kita buka e-mail yuk, siapa tahu Ashila mengirimi kita e-mail!" Ia lalu berjalan menuju kamarnya. Setelah itu, ia bermain internet dan membuka e-mail. Ternyata benar! Ashila mengiriminya e-mail. Begini isinya...
Hi Melody,
Terima kasih bonekanya ya! Boneka itu sangat mirip denganmu. Aku memberinya nama, Molly atau Little Melody. Gelangnya juga lucu! Oh iya, Melody, aku harus cepat-cepat pergi les, dadaaah!
XOX,
Ashila
Lalu, Melody membalasnya.
Tiga hari kemudian, di rumah Ashila...
"Ada e-mail lagi nggak ya?" Ashila sedang membuka e-mail. Tidak ada e-mail dari Melody? Padahal biasanya, setiap hari Melody selalu mengirimi Ashila e-mail. Kenapa, ya?
Sudah dua minggu sejak hadiah Melody sampai di rumah Ashila. Ashila tidak pernah menerima e-mail dari Melody. Ashila sedih sekali. Tiba-tiba, ada sebuah e-mail masuk! Ternyata dari Melody. Melody meminta maaf karena sudah dua minggu ia tidak mengirim e-mail. Ternyata, Melody sedang sakit. Ashila menunduk. Ia segera membalas e-mail Melody.
Esoknya...
Ashila mendapat e-mail dari Melody...
Ashila, mungkin ini adalah e-mailku yang terakhir. Saat kau membaca e-mail ini, bisa jadi, aku sudah tidak ada. Kamu jangan sedih, ya. Aku juga akan tambah sedih jika kamu bersedih. Buatlah aku senang, ya! Maaf, aku tidak bisa menulis terlalu panjang.
Sahabatmu,
Melody
Ashila sedih sekali membacanya. "Good bye, Melody... You're always in my heart...," gumam Ashila sambil menitikkan air mata.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar
Jangan lupa comment...